
- Judul : TRANSFORMASI PESANTREN PASCA UNDANG-UNDANG PESANTREN NOMOR 18 TAHUN 2019
- Penulis: Muh Barid Nizarudin Wajdi, Prof. Dr. Syamsul Arifin, M. Si, Dr. Abdul Haris, MA, Dr. Samsul Hady, M. Si
- Penerbit : CV. Safeerana
- ISBN: xxxxxx
- Copyright Desember 2022
- Bookpaper
- Ukuran 14,5 x 21 cm
- Soft Cover
- 185 halaman
Pesantren merupakan lembaga khas Indonesia. Pemerintah mulai melakukan rekognisi dan afirmasi melalui Undang-Undang Pesantren nomor 18 tahun 2019. Alat analisis data yang digunakan adalah teori Eksistensi Imre Lakatos untuk membaca keberadaan pesantren dan konsep trasnformasinya. Adapun objek yang diteliti adalah mewakili tipologi pesantren, yaitu Salafi, Modern dan Kombinasi . Berdasarkan hasil Observasi, wawancara dan interviewada temuan bahwa pesantren tetap eksis sampai sekarang karena kemampuannya beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat sehingga diakui sebagai bagian dari masyarakat. Eksistensi ini melahirkan tipologi pesantren yang berbeda. Transformasi merupakan sebuah langkah yang dilakukan oleh pesantren Pasca-Undang-Undang Pesantren Nomor 18 Tahun 2019 . Proses transformasi disesuaikan dengan ruang lingkup dan fungsi pesantren dalam bidang Pendidikan, dakwah dan pengembangan masyarakat. Proses transformasi terjadi dalam kelembagaan dan penyelenggaraan Pendidikan. Dari proses transformasi ini diharapkan pesantren mampu menjadi lembaga Pendidikan khas Indonesia yang mampu bersaing secara kompetitif dengan lembaga lainnya tanpa kehilangan identitas dirinya.

